Mau Tampil Fashionable Tanpa Merusak Lingkungan?, Kenali 5 Jenis Eco-Friendly Fabrics Ini

Hello, balik lagi di identité’s blog. Kali ini kita akan membahas tentang 5 Jenis Eco-Friendly Fabrics yang bisa jadi referensi kalian untuk memilih pakaian yang fashionable tetapi tidak merusak lingkungan. Nah, mungkin dari kalian masih bingung apa sih Eco-Friendly Fabric itu? Eco-Friendly Fabric itu adalah kain yang berasal dari natural fiber yang lebih sustainable daripada kain sintetis buatan manusia dan eco-friendly fabric tentunya juga aman serta tidak merusak lingkungan. 

  1. Hemp

Sumber foto:https://hempwear.eu/

Hemp fabric atau dalam bahasa Indonesia kita sebut kain rami adalah jenis kain yang dibuat menggunakan serat dari batang tanaman Cannabis sativa. Tanaman ini diakui sebagai salah satu sumber serat tekstil yang luar biasa kuat dan tahan lama serta dalam proses panennya tidak membutuhkan pestisida atau bahan kimia lainnya (100% organik). Hemp yang digunakan untuk bahan pakaian 100% biodegradable, nyaman untuk digunakan, dan juga memiliki daya serap yang tinggi. 

2. Organic Cotton

Sumber foto: https://www.green-shirts.com/en/b2b/organic-cotton

Organic cotton atau katun organik adalah jenis katun yang dalam proses pembuatannya tidak merusak lingkungan dan dirawat tanpa bahan kimia yang diperoleh dari biji kapas alami. Karena terbuat dari bahan alami maka katun organik ini memiliki berbagai kelebihan yaitu lebih menyerap air dan keringat, breathable, dan dapat memindahkan suhu dari dalam yang panas keluar dan sebaliknya membuat suhu yang lebih rendah (dingin) dari luar untuk masuk. Nah, tentunya juga lebih nyaman untuk digunakan.

3. Bamboo

Sumber foto: https://www.indiamart.com/proddetail/bamboo-cotton-fabric-14752952691.html

Cotton Bamboo adalah jenis kain yang terbuat dari campuran katun dan serat bambu. Serat bambu memiliki keunggulan yaitu anti bakteri, dapat menyerap keringat dengan baik, anti bau, anti listrik statis dan ramah lingkungan.

4. Linen

Sumber foto:https://www.myfabrics.co.uk/192-100101-020203_linen-fabric-white.html

Linen adalah bahan yang sudah digunakan sejak 6000 tahun yang lalu. Linen terbuat dari tumbuhan flaux atau rami yang ditarik atau dipotong untuk mendapatkan serat-seratnya yang kemudian digunakan untuk membuat bahan Linen. Bahan linen yang adem cocok untuk digunakan di udara dingin dan panas. 

5. Lyocell

Lyocell adalah bahan kain yang terbuat dari serat selulosa yang diregenerasi dari selulosa kayu pohon eucalyptus. Sifat fisik unik dari bahan kain ini adalah memiliki kekuatan yang luar biasa, penyerapan kelembaban yang efisien dan kelembutan pada kulit. Nah, lyocell ini adalah kain yang digunakan oleh identité.

Kami berharap tulisan ini dapat menjadi referensi kalian dalam memilih jenis pakaian yang kalian pakai. Tunggu apalagi?? Yuk kita mulai langkah kecil yang akan berdampak untuk bumi ini dengan memilih pakaian yang ramah lingkungan seperti identité. Buat kalian yang penasaran dengan model pakaian identité, boleh langsung check website www.i-dentitestore.com ya!! #styleforsustain 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *